Hidupkah Ia dan Engkau dalam batinmu?
ketika sedih begitu pilu
ketika gelisah mengharu biru
ketika diam termangu
ketika gemuruh amarah menderu
ketika kecewa menderamu
ketika sesal dan kesal kerap menghampirimu
bahkan ketika perasaan miskin mengepungmu
Hidupkah Ia dan Engkau dalam batinmu?
ketika nikmat bahagia menghampirimu
ketika ketenangan sering menyentuhmu
ketika kata banyak terurai darimu
ketika lapang dada dan penuh maaf ditunaikanmu
ketika kesabaran dihamparkanmu
ketika keikhlasan mengiringimu
bahkan ketika anugerah kekayaan memenuhi ruang dan waktumu
Hidupkah Ia dan Engkau dalam batinmu?
mampukah engkau menjadi raja bagi segala perasaanmu?
engkau taklukan
engkau kalahkan
engkau kendalikan
hingga engkau sampai pengertian
bahwa perasaan tak bisa dibiarkan dengan liar dan tak terkendali
dan
engkau kalahkan semua resahmu itu

No comments:
Post a Comment